BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas rumah oksigen yang telah disediakan Pemerintah Kota Palangka Raya di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Nenie mengatakan Pemko Palangka Raya telah menyediakan 11 rumah oksigen yang tersebar di masing-masing kelurahan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap.
“Manfaatkan rumah oksigen yang sudah disediakan pemerintah. Ini untuk membantu warga yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap,” kata Nenie, Rabu, 23 September 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan pernapasan, terutama ketika kualitas udara memburuk. Warga yang mengalami sesak napas dapat segera meminta bantuan layanan darurat.
“Jika ada warga yang sesak napas, silakan hubungi Call Center 112. Nanti akan dijemput ambulans dan diantar ke layanan puskesmas 24 jam,” ujarnya.
Nenie berharap masyarakat tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak sehat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan warga dengan gangguan pernapasan juga diminta mendapat perhatian lebih.
Menurutnya, penyediaan rumah oksigen dan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan. (MARINI/y)









