PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat tidak harus ditempatkan sebagai dua kepentingan yang bertentangan.

Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Henky Satrio Wibowo, mengatakan pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian menunjukkan kedua aspek tersebut dapat berjalan beriringan.

Kawasan seluas sekitar 3.006 hektare itu dikelola KTH Komunitas Karya Masoraian dengan melibatkan 213 anggota.

Di satu sisi, masyarakat terlibat menjaga kawasan. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan manfaat dari kegiatan perikanan dan pekerjaan pengelolaan.

“Perdebatan ekonomi versus lingkungan menjadi kurang relevan ketika kita dapat menemukan bentuk ekonomi yang menjaga fondasi ekologisnya,” kata Henky kepada Borneonews pada Rabu, 23 September 2027.

Menurutnya, tujuan akhir pengelolaan bukan sekadar mempertahankan hutan, tetapi memastikan masyarakat dan ekosistem sama-sama dapat bertahan dalam jangka panjang. (TESTI PRISCILLA/H)