KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pasca penemuan jasad yang di duga merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, tim gabungan kembali melakukan patroli dan penyisiran di sepanjang pesisir serta perairan sekitar lokasi, Rabu, 23 September 2026

Penyisiran yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau sekaligus mengantisipasi adanya temuan lain di sekitar lokasi penemuan sebelumnya.

Kegiatan melibatkan personel Polsek Seruyan Hilir, personel Marnit Ditpolairud Polda Kalteng, serta personel Basarnas.

Tim menyisir sejumlah titik di pesisir Pantai Desa Sungai Perlu dan perairan di sekitarnya. Pemantauan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan, termasuk cuaca dan pasang surut air laut.

Kapolsek Seruyan Hilir IPDA Eko Andrianto mengatakan penyisiran merupakan langkah lanjutan setelah adanya penemuan jasad di wilayah tersebut.

“Kami bersama unsur gabungan melakukan penyisiran kembali di sepanjang pesisir dan perairan sekitar lokasi penemuan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau dan apabila terdapat temuan lain dapat segera ditindaklanjuti bersama,” ujar Eko.

Selama kegiatan berlangsung, koordinasi antarunsur terus dilakukan untuk menentukan arah dan titik penyisiran dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

Hingga penyisiran selesai, tim gabungan tidak menemukan korban baru  maupun objek lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

 Pemantauan wilayah pesisir dan perairan Desa Sungai Perlu tetap dilakukan sebagai tindak lanjut atas kejadian sebelumnya. (FAHRUL/R)