KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas dalam beberapa waktu terakhir belum diikuti lonjakan berarti jumlah pasien yang ditangani di Rumah Oksigen, Jalan Keruing, Kuala Kapuas.

Sejak layanan tersebut dibuka pada awal September 2026, tercatat sekitar 50 pasien telah mendapatkan penanganan. Jumlah tersebut rata-rata mencapai lebih dari dua pasien setiap hari.

"Sejak dibuka awal bulan, ada sekitar 50-an pasien atau rata-rata dua orang lebih per hari," ungkap Boby, petugas Dinas Kesehatan yang tengah piket, kepada Borneonews, Kamis, 24 September 2026.

Berdasarkan pemantauan Borneonews pada Rabu sore, kondisi Rumah Oksigen di Jalan Keruing terlihat sunyi. Tidak tampak pasien yang sedang menjalani penanganan di ruangan tersebut saat pemantauan berlangsung.

Menurut Boby, warga yang mengalami keluhan sesak napas juga mendapatkan penanganan di RSUD Kapuas. Kondisi itu turut memengaruhi jumlah pasien yang datang ke Rumah Oksigen.

"Terbagi dengan RSUD Kapuas, karena warga yang mengalami sesak banyak yang ke sana, karena lebih lengkap," katanya.

Dari sekitar 50 pasien yang tercatat mendapatkan penanganan di Rumah Oksigen, hampir seluruhnya diperbolehkan kembali ke rumah setelah kondisinya ditangani. Hanya satu pasien yang tercatat harus dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hingga kini belum terlihat peningkatan tajam jumlah pasien di Rumah Oksigen meski kabut asap masih melanda Kapuas. Pemantauan terhadap kondisi kesehatan warga tetap diperlukan, terutama bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan. (SABRIANOOR/j)