PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Suara ayam yang tiba-tiba gaduh membuat Nisa, warga Jalan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, keluar untuk memeriksa kandangnya pada Kamis, 24 September 2026.

Saat dicek, ia justru mendapati seekor ular piton bersembunyi di dalam kandang ayam miliknya.

“Bunyi ayam saya kayak teriak-teriak. Saya cek, ternyata ada ular piton masuk kandang ayam saya,” kata Nisa.

Khawatir ular tersebut membahayakan warga maupun ternaknya, Nisa kemudian meminta bantuan melalui layanan darurat 112. Laporan diterima pada pukul 09.46 WIB.

Empat menit kemudian, Regu 2 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB.

Meski demikian, ular tidak langsung terlihat ketika petugas pertama kali memeriksa kandang.

Petugas kemudian menyisir bagian dalam dan sekitar kandang secara perlahan hingga akhirnya menemukan posisi piton yang bersembunyi di dalam area tersebut.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Petugas harus bekerja hati-hati karena lokasi ular berada di dalam kandang dan cukup dekat dengan lingkungan rumah warga.

Sekitar pukul 10.20 WIB, piton tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun cedera.

Setelah evakuasi selesai, petugas kembali memeriksa lingkungan sekitar untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Urianinu Napulangit Lundjen mengatakan laporan cepat dari warga sangat membantu petugas dalam menangani situasi yang berpotensi membahayakan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menangani sendiri satwa liar apabila dinilai berisiko dan dapat meminta bantuan melalui layanan darurat 112. (PATHUR/j)