JAKARTA –

BORNEONEWS, Nagaragawa, Gifu - Tim dayung Indonesia berharap membawa pulang medali dari lightweight men's double sculls, men's quadruple sculls dan men's four yang akan dilombakan pada Kamis sore.

"Mudah-mudahan kami pecah telur lah, soalnya tim rowing Indonesia belum dapat medali. Kami juga berusaha yang terbaik. Kalau yang bagus ya di nomor itu tadi," kata pelatih dayung Indonesia Muhammad Hadris di Nagaragawa, Gifu, Kamis.

Hadris ptimistis timnya bisa menyumbang medali pada nomor-nomor tersebut, berdasarkan catatan waktu yang baik dari sesi heat dan latihan.

Optimisme tersebut juga didorong kekecewaannya pada hasil perlombaan babak final sesi pagi, di mana atlet-atlet nya gagal menyabet medali dari nomor andalan.

Sebelumnya, Febrian/Memo pada ganda putra sculls gagal memboyong medali, padahal  Indonesia menargetkan perak dari salah satu nomor andalan Indonesia ini.

Hadris mengungkap ada faktor yang terlewatkan dari kekalahan atlet-atletnya tadi pagi.

"Harusnya pas starts mereka bareng dengan China, Uzbekistan, India, tapi mereka sudah missed. (Selisih) satu perahu. Kalau dilihat catatan waktunya, yang kurang dari kecepatan di 500 meter pertama tadi. Kalahnya cuma satu detik," kata Hadris.

Dalam final hari ini, Indonesia bermain pada delapan nomor, yakni ganda putra sculls, pasangan putra, womens four, tunggal putri sculls, ganda putra sculls lightweight, pasangan putri, men's quadruple sculls dan men's four.

ANTARA