PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Suranto berhasil menyelesaikan pendidikan doktor pada Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan atau PSL Universitas Sumatera Utara atau USU dengan predikat Cum Laude.

Suranto merupakan peserta Ujian Akhir Studi Doktor ke-5 tahun 2026. Dalam ujian terbuka tersebut, ia mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Konsep Eco Forest City Berkelanjutan Berbasis Pengelolaan Pohon di Kota Medan.”

Keberhasilan Suranto mendapat apresiasi dari promotor sekaligus Guru Besar Fakultas Kehutanan USU, Prof. Ir. Rahmawaty, S.Hut., M.Si., Ph.D., IPU. Rahmawaty menyampaikan rasa syukur, bangga, dan bahagia atas keberhasilan Suranto menyelesaikan pendidikan doktor.

Menurut Rahmawaty, pencapaian tersebut bukan sekadar akhir dari perjalanan akademik, tetapi merupakan puncak dari proses panjang yang diwarnai ketekunan, perjuangan, tanggung jawab, dan integritas akademik.

“Selama proses bimbingan, saya menyaksikan sendiri bagaimana Saudara Suranto terus menunjukkan kesungguhan dalam melakukan penelitian, ketekunan dalam memperbaiki karya ilmiah, keterbukaan terhadap masukan, serta komitmen untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki nilai manfaat bagi ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan,” ujar Rahmawaty pada Kamis, 24 September 2026.

Ia mengatakan berbagai prestasi akademik yang diraih Suranto selama menempuh pendidikan doktor menjadi sesuatu yang membanggakan. Keberhasilan mempertahankan disertasi dalam ujian terbuka dan meraih predikat Cum Laude menjadi penyempurna perjalanan akademiknya.

Rahmawaty juga mengingatkan bahwa gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Sebaliknya, gelar tersebut menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan kontribusi melalui penelitian, pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pemikiran dan inovasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

“Dengan gelar dan ilmu yang telah diperoleh, saya berharap Saudara Suranto dapat terus memberikan kontribusi nyata melalui penelitian, pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai pemikiran dan inovasi untuk menjawab tantangan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang semakin kompleks,” katanya.

Rahmawaty turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga Suranto yang dinilai memiliki peran penting dalam keberhasilan tersebut. Menurutnya, keberhasilan seorang doktor tidak pernah merupakan hasil perjuangan seorang diri, tetapi juga didukung doa, kesabaran, dan pengorbanan keluarga.

Selain Rahmawaty, ujian doktor Suranto melibatkan sejumlah akademisi sebagai penguji dan anggota komisi pembimbing. Mereka adalah Isnen Fitri, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik USU; Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPU, dosen Fakultas Kehutanan USU; Prof. Dr. Delvian, S.P., M.P., Guru Besar Fakultas Kehutanan USU sekaligus penguji luar komisi; Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf, S.P., M.P., Guru Besar Fakultas Kehutanan USU sekaligus penguji luar komisi; serta Dr. A. Hadian Pratama Hamzah, S.IP., M.I.L., dosen Studi Lingkungan Universitas Terbuka dan penguji luar komisi.

Rahmawaty berharap Suranto tetap menjadi bagian dari keluarga besar akademik USU dan terus menjaga nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan doktor. Ia juga berharap ilmu yang diperoleh Suranto dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.

“Selamat atas keberhasilan meraih gelar Doktor dengan predikat Cum Laude. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan,” ujar Rahmawaty.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya selaku promotor. “Selamat dan sukses kepada Dr. Suranto atas keberhasilan meraih gelar Doktor S3 PSL Universitas Sumatera Utara dengan predikat Cumlaude. Sebagai promotor, saya bangga atas pencapaian dan perjuangan luar biasa yang telah dilalui,” katanya. (TESTI PRISCILLA/H)