BORNEONEWS, Palangka Raya - Tahun ini Pemerintah Kota Palangka Raya akan memberikan lagi insentif kepada para tenaga pendidik keagamaan informal.

Tenaga pendidik keagamaan itu seperti guru ngaji dalam agama Islam, guru sekolah Minggu untuk Kristen dan Katholik, pengajar agama Kaharingan dan Budha juga termasuk.

"Semuanya dapat insentif. Tapi kita masih tunggu datanya dari Kemenag, karena mereka yang memiliki data. Ini kebijakan daerah dan Palangka Raya komitmen untuk melakukan ini disesuaikan kemampuan dana yang ada," terang Abramsyah, Kabag Kesra Setda Kota Palangka Raya kepada Borneonews.co.id, Senin (16/1/2017).

Insentif itu menurut Abramsyah tidak besar, namun rutin diberikan setiap bulan dan setiap tahun kepada tenaga pendidik. "Setiap tahun ada evaluasi lagi. Apakah jumlah pendidiknya tetap atau berkurang atau bertambah, itu kewenangan Kemenag," tutunya. (TESTI PRISCILLA/B-6)