PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat tetap berjalan selama status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Hal tersebut disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Anang Dirjo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam Forum Group Discussion (FGD) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api karena masyarakat tetap harus mendapatkan perlindungan dan layanan dasar selama kondisi darurat berlangsung.

Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan layanan dasar tetap berjalan sebagai bagian dari langkah penanganan karhutla.

Distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bagian yang diperhatikan agar kondisi karhutla tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap kehidupan sehari-hari.

Langkah tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan, mobilitas, dan aktivitas masyarakat selama kondisi darurat berlangsung.

Di sisi lain, kesiapan rumah oksigen, layanan kesehatan, obat-obatan, dan air bersih juga perlu diperkuat untuk melindungi masyarakat dari dampak asap.

Dengan pendekatan tersebut, penanganan karhutla diarahkan bukan hanya untuk mengendalikan api, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasarnya selama kondisi darurat berlangsung. (HERMAWAN DP/R)