KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Insiden masuknya seorang terduga pria berinisial I ke sebuah rumah di Jalan Kapuas, RT 014/RW 004, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas, pada Rabu dini hari, 23 September 2026, menyisakan trauma mendalam bagi penghuninya, Sri Kumala (28) dan kedua anak balitanya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.47 WIB dan terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat masuk melalui jendela bagian depan rumah.

Saat kejadian, Kumala berada di dalam rumah bertiga bersama dua buah hatinya yang masih berusia 3 tahun 8 bulan dan 1 tahun 8 bulan, sementara sang suami sedang bekerja di luar daerah, yakni di Puruk Cahu.

Saat menyadari adanya orang yang membobol masuk, korban yang merasa terancam dan ketakutan langsung berusaha mengamankan kedua balitanya untuk mengungsi ke tempat aman. Belakangan diketahui, uang tunai milik korban di dalam dompet juga raib diambil pelaku.

Sri Kumala mengungkapkan, kejadian tersebut semakin memperparah kondisi psikologisnya karena aksi gangguan dari pelaku bukan pertama kali terjadi. Terduga pelaku dilaporkan sering menggedor pintu rumah hingga mematikan aliran listrik secara sepihak.

"Saya sangat ketakutan dan tremor setiap mendengar suara di depan rumah. Suami sedang kerja di Puruk Cahu, jadi di rumah cuma ada saya dan anak-anak yang masih kecil," ujar Sri Kumala, kepada Borneonews, Kamis, 24 September 2026.

Meski terduga pelaku telah diamankan oleh warga pada Rabu sore dan diserahkan kepada pihak Polsek Selat, Kumala mengaku masih merasa cemas akan keselamatan diri dan anak-anaknya.

Ia berharap adanya penanganan dan proses hukum yang tuntas dari pihak kepolisian serta instansi terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (SABRIANOOR/R)