KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Krisis air bersih yang melanda Kuala Kapuas mendorong warga saling membantu. Sejumlah warga di Jalan Tjilik Riwut, Gang Damai, Kuala Kapuas membagikan air bersih secara gratis kepada warga lainnya pada Kamis, 24 September 2026.

Aksi simpatik itu dilakukan menggunakan kendaraan roda tiga atau tossa. Beberapa ember dan bak telah disiapkan warga di depan rumah untuk menampung air yang dibawa secara bergantian.

Air tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Aktivitas itu membuat kawasan Gang Damai terlihat lebih ramai, dengan warga yang datang dan pergi membawa air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini tidak lepas dari kekeringan yang melanda Kuala Kapuas. Di sisi lain, intrusi air laut ke Sungai Kapuas turut memengaruhi pasokan air baku sehingga distribusi air PDAM harus dilakukan secara bergiliran dan tidak dapat mengalir setiap hari.

"Untuk air ini, mengambil dari sumur bor di kawasan Sei Baras," ungkap Arbain, warga setempat.

Menurut Arbain, sumur bor tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh dirinya. Sejumlah warga lainnya juga mengambil air dari lokasi yang sama untuk kemudian dibawa dan dibagikan kembali kepada warga yang membutuhkan.

Hingga Kamis malam, warga masih hilir mudik mengangkut dan membagikan air bersih. Aksi tersebut diperkirakan akan terus dilakukan selama krisis air masih berlangsung, sebagai bentuk kepedulian warga untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan. (SABRIANOOR/R)