BORNEONEWS, Muara Teweh – BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh menggandeng Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barito Utara untuk memperluas edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui program Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah atau Tasbih JKN dengan melibatkan ulama serta insan dakwah sebagai penyampai informasi di tengah masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin mengatakan keterlibatan ulama dinilai penting karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
“BPJS Kesehatan tidak dapat berjalan sendiri. Membangun masyarakat yang sehat membutuhkan kebersamaan. Bersama pemerintah, fasilitas kesehatan dan masyarakat, tentu membutuhkan para ulama serta insan dakwah,” kata Achmad di Muara Teweh, Jumat, 25 September 2026.
Menurutnya, edukasi tidak hanya berkaitan dengan pentingnya memiliki perlindungan kesehatan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai layanan JKN.
BPJS Kesehatan saat ini menyediakan sejumlah kanal pelayanan yang dapat diakses secara daring untuk kebutuhan informasi, administrasi maupun pengaduan.
Kanal tersebut antara lain Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp atau Pandawa di 08118165165, serta Care Center 165.
Achmad berharap penyampaian informasi melalui jaringan ulama dapat membantu masyarakat lebih mudah memahami manfaat serta prosedur pelayanan JKN.
Ketua MUI Kabupaten Barito Utara Rusmadi Darsani mengatakan insan dakwah memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga tingkat kecamatan.
“Setidaknya ketika berdakwah katakanlah satu jam, mungkin 10 atau 5 menit ketika ada masyarakat yang bertanya masalah JKN ini, MUI sangat cakap dan pas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rusmadi, pemahaman mengenai jaminan kesehatan penting karena persoalan kesehatan dapat berdampak langsung terhadap individu maupun keluarga.
“Kalau ada keluarga terdekat yang sakit tentu kita juga kalang kabut. Oleh karena itu, pemahaman terkait JKN ini sangat krusial sehingga dapat bermanfaat untuk semua,” katanya.
Melalui sinergi tersebut, BPJS Kesehatan dan MUI Barito Utara berharap informasi mengenai JKN dapat menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk melalui kegiatan dakwah di berbagai kecamatan.









