BORNEONEWS, Beijing - Presiden China Xi Jinping mengumumkan dua panda raksasa bernama Ping Ping dan Fu Shuang akan segera dikirim ke Kebun Binatang Atlanta, Amerika Serikat.
Pengumuman tersebut disampaikan Xi dalam pidatonya pada upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington, Kamis, 24 September 2026, saat menjalani kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat.
Xi menyebut panda raksasa selama ini menjadi salah satu simbol persahabatan antara masyarakat China dan Amerika Serikat.
"Dalam beberapa hari ke depan, dua panda, Ping Ping dan Fu Shuang, akan tiba di rumah baru mereka di Kebun Binatang Atlanta dan menyapa masyarakat Amerika," kata Xi.
Kerja sama konservasi panda antara China dan Amerika Serikat sebelumnya juga telah dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri China. Beijing menilai program tersebut tidak hanya mendukung perlindungan panda raksasa, tetapi juga berkontribusi terhadap konservasi keanekaragaman hayati dan hubungan masyarakat kedua negara.
Panda selama beberapa dekade dikenal memiliki tempat khusus dalam hubungan diplomatik China dengan sejumlah negara.
Dalam praktik modern, panda yang ditempatkan di kebun binatang luar China umumnya menjadi bagian dari program kerja sama konservasi dan penelitian jangka panjang.
Pengumuman mengenai Ping Ping dan Fu Shuang menjadi salah satu bagian dari pidato Xi yang menyoroti hubungan masyarakat antara China dan Amerika Serikat.
Xi mengatakan kunjungannya ke Washington bertujuan melanjutkan persahabatan, memperluas kerja sama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara.
Ia juga menyampaikan bahwa China dan Amerika Serikat memiliki kepentingan yang saling berkaitan sehingga komunikasi dan dialog perlu terus diperkuat.
Menurut Xi, persaingan antara dua negara besar tersebut tetap dapat berlangsung selama dilakukan secara sehat dan tidak berkembang menjadi konflik maupun konfrontasi.
Xi turut mendorong peningkatan kerja sama di sejumlah sektor, termasuk ekonomi, perdagangan, penegakan hukum hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
China, kata dia, tetap membuka peluang bagi perusahaan Amerika Serikat untuk berinvestasi dan menjalankan bisnis di negaranya.
Di sisi lain, Xi berharap perusahaan China juga mendapat perlakuan yang adil ketika menjalankan kegiatan usaha di Amerika Serikat.
Selain pengiriman panda, Xi mengumumkan China akan mengundang 100.000 pemuda Amerika untuk mengikuti program pertukaran dan studi di China selama lima tahun mendatang.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas hubungan antarmasyarakat dan membuka lebih banyak ruang interaksi bagi generasi muda kedua negara.
Xi juga menyinggung pentingnya menjaga komunikasi antara militer China dan Amerika Serikat, termasuk melalui mekanisme pencegahan serta pengelolaan krisis.
Kunjungan Xi ke Washington berlangsung pada 23-25 September 2026 atas undangan Presiden Donald Trump.
ANTARA









