BORNEONEWS, Palangka Raya — Lima awak kapal MT Elizabeth yang dinyatakan hilang setelah kapalnya tenggelam di Laut Jawa pada Jumat, 21 Agustus 2026, telah berhasil ditemukan dan teridentifikasi secara resmi.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan Kapal MT Elizabeth yang bermuatan BBM berlayar dari Balikpapan menuju Pontianak dengan 14 orang ABK.
Sebanyak 9 orang berhasil diselamatkan oleh kapal MT Anisia sekitar pukul 22.00 WIB pada hari yang sama, sementara 5 orang lainnya dinyatakan hilang.
Pencarian oleh Basarnas selama tujuh hari belum membuahkan hasil, hingga pada Kamis, 3 September 2026, warga di pesisir Sulya Hilir, Kabupaten Sulya menemukan empat jenazah, dan satu jenazah lainnya ditemukan nelayan di Pantai Sukamara.
"Kelima jenazah kemudian dievakuasi Ditpolair Polda Kalteng ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng di Palangka Raya," katanya, Jumat, 25 September 2026.
Proses identifikasi dilakukan oleh Tim DPI Bidokkes Polda Kalteng sejak 5 September 2026, meliputi pengambilan sampel DNA korban serta koordinasi dengan Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten untuk pengambilan sampel ante mortem dari keluarga.
Hasil pemeriksaan di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri diterima pada 22 September 2026 dan menyatakan kelima jenazah telah teridentifikasi secara positif.
Kelima korban tersebut adalah: Muhammad Rizki Prawira (21 tahun, Karawang, Jawa Barat), Herijal (73 tahun, Klaten, Jawa Tengah), Muhammad Farel bin Damsyah (23 tahun, Surakarta, Jawa Tengah), Muhammad David Perdana (23 tahun, Serang, Banten), serta Hendra (24 tahun, Makassar, Sulawesi Selatan).
Sementara Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol. dr. Yusuf Kidingallo menjelaskan satu jenazah langsung teridentifikasi di tempat kejadian karena ditemukannya KTP di dalam barang bawaan korban, sedangkan empat lainnya dipastikan melalui pencocokan DNA.
Selama menunggu hasil identifikasi, keempat jenazah telah dimakamkan sementara di TPU Jalan Tjilik Riwut Kilometer 12, Palangka Raya.
Setelah dipastikan identitasnya melalui pemeriksaan laboratorium, jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan di kampung halaman.
"Kelima jenazah yang sempat dinyatakan hilang telah ditemukan, teridentifikasi, dan dipastikan merupakan awak kapal MT Elizabeth. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini," ungkap Kombes Pol Budi Rachmat. (PATHUR/j)









