PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi asap yang semakin tebal di Kota Palangka Raya menjadi perhatian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP, khususnya terhadap petugas vaksinasi rabies yang tetap menjalankan aktivitas di lapangan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, mengingatkan petugas untuk tidak mengabaikan kondisi kesehatan saat bekerja di tengah paparan asap.

“Untuk teman-teman yang bekerja di lapangan, jaga diri dan jaga kesehatan dengan kondisi asap yang semakin tebal,” kata Ganjar kepada Borneonews pada Jumat, 25 September 2026.

Menurutnya, pekerjaan lapangan tetap harus berjalan, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat. Namun, kondisi lingkungan juga perlu menjadi pertimbangan agar petugas tidak mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Ganjar mengatakan petugas perlu memperhatikan kondisi tubuh selama menjalankan tugas. Terlebih, pekerjaan di lapangan membuat petugas lebih banyak terpapar kondisi udara luar dibandingkan aktivitas di dalam ruangan.

Di sisi lain, DPKP Kota Palangka Raya tetap berupaya menjalankan program vaksinasi Hewan Penular Rabies atau HPR. Kondisi asap tidak membuat upaya pencegahan penyakit rabies dihentikan.

Program vaksinasi menjadi salah satu kegiatan yang terus dikejar DPKP karena memiliki peran penting dalam mencegah penularan rabies dari hewan kepada manusia.

Ganjar berharap petugas dan masyarakat sama-sama memperhatikan kesehatan di tengah kondisi asap. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan perlu berjalan beriringan dengan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

“Jaga diri dan jaga kesehatan,” pesannya. (TESTI PRISCILLA/H)