PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 14 atlet muda Dojang Kreasi Taekwondo Club Palangka Raya mendapat pengalaman bertanding dalam Taekwondo Academy Championship Open Tournament 2026 di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin.

Kejuaraan yang digelar tersebut itu menjadi salah satu sarana bagi para atlet untuk mengenal langsung atmosfer pertandingan. Mereka harus berhadapan dengan taekwondoin dari berbagai klub dan dojang yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tingkat regional tersebut.

Pemilik Kreasi Taekwondo Club Palangka Raya, Dedy Indarto, menilai pengalaman kompetisi memiliki peran penting dalam proses pembentukan atlet muda. Sebab, pertandingan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan mental ketika berada di atas matras.

“Ini adalah wadah unjuk gigi untuk melihat kemampuan. Kompetisi di Banjarmasin sangat penting bagi atlet-atlet muda,” kata Dedy kepada Borneonews pada Jumat, 25 September 2026.

Dedy yang juga Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Kalimantan Tengah mengatakan, atlet perlu mendapatkan pengalaman menghadapi pertandingan resmi. Hal itu menjadi pelengkap dari latihan rutin yang selama ini dijalani di dojang.

"Keberanian menghadapi lawan, kemampuan menerapkan teknik dalam pertandingan dan kesiapan menghadapi tekanan merupakan pengalaman yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh hanya melalui latihan," tuturnya.

Kejuaraan tersebut sekaligus mempertemukan para atlet dari berbagai daerah dengan tingkat pengalaman yang berbeda. Ratusan peserta saling menunjukkan kemampuan teknik dan strategi dalam pertandingan untuk memperebutkan hasil terbaik.

Bagi Kreasi Taekwondo Club, keikutsertaan 14 atlet tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Pengalaman dari Banjarmasin diharapkan membuat para atlet semakin terbiasa dengan suasana pertandingan dan lebih siap menghadapi kejuaraan selanjutnya. (TESTI PRISCILLA/H)