PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya merilis data terkini penanganan kebakaran hutan dan lahan sejak penetapan Status Siaga Darurat pada 1 Juni hingga 25 September 2026.

Tercatat sebanyak 653 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.297,90 hektar yang tersebar di lima kecamatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya Heri Fauzi menyampaikan data tersebut guna memberikan gambaran nyata dampak karhutla di ibu kota Kalimantan Tengah.

“Angka ini menunjukkan betapa besarnya tantangan yang kita hadapi bersama. Upaya pencegahan dan penindakan harus terus diperkuat agar angka ini tidak semakin bertambah,” ujar Heri, Sabtu 26 September 2026.

Secara rinci, Kecamatan Jekan Raya mencatat kejadian terbanyak yakni 416 titik, disusul Sebangau 132 kejadian, Pahandut 54 kejadian, Bukit Batu 47 kejadian, dan Rakumpit 4 kejadian.

Persebaran ini menegaskan bahwa risiko kebakaran tidak hanya terjadi di satu kawasan saja, melainkan merata di seluruh wilayah kota.

Heri menjelaskan bahwa tingginya angka kejadian dipengaruhi oleh kombinasi faktor cuaca yang kering serta aktivitas pembukaan lahan yang tidak sesuai aturan.

“Kekeringan membuat lahan sangat mudah terbakar. Sekecil apa pun percikan api dapat membesar dengan cepat, terutama di area lahan gambut,” jelasnya.

Pihaknya terus berupaya melakukan patroli pencegahan, sosialisasi kepada masyarakat, serta memperkuat tim pemadam di lapangan. Namun, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diimbau agar sama sekali tidak melakukan pembakaran lahan sekecil apa pun. Cegah dari sumbernya, jangan biarkan api menyala,” tegas Heri.

BPBD Palangka Raya tetap membuka layanan darurat melalui Call Center 112 bagi warga yang melihat atau mengetahui titik api di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

“Mari kita jaga bersama. Cepat lapor, cepat padam. Kalimantan Tengah bebas karhutla adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Heri Fauzi. (PATHUR/H)