BORNEONEWS, Palangka Raya - Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 21, Palangka Raya.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam memanfaatkan teknologi drone termal untuk mendeteksi titik-titik panas dan sisa bara api yang tersembunyi di area terdampak.
Pangdam didampingi oleh Asops Kasdam XXII TB Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, Kazidam XXII TB Kolonel Czi Daniel Panjaitan, Dandim 1016/Plk Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, serta Danyonif TP 830 Letkol Inf Jehan Divif Wotanto.
Melalui pantauan udara dengan kamera termal, tim berhasil mengidentifikasi sejumlah lokasi yang memiliki suhu tinggi meskipun secara kasat mata tidak terlihat api.
Teknologi ini sangat membantu, terutama di area lahan gambut yang sering menyimpan bara di bawah permukaan tanah.
Pangdam menegaskan agar setiap titik panas yang terdeteksi segera ditangani tuntas oleh personel di lapangan.
“Pastikan seluruh sisa bara yang masih terdeteksi benar-benar dipadamkan dan lakukan pendinginan secara menyeluruh. Jangan sampai bara yang tersisa kembali memicu kebakaran,” tegas Mayjen TNI Zainul Arifin, Sabtu, 26 September 2026.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kodam XXII/TB untuk tidak hanya memadamkan api yang terlihat, tetapi juga mencegah munculnya kembali kebakaran dari sisa bara yang tidak terlihat mata.
"Kombinasi teknologi dan penanganan darat diharapkan membuat penanganan karhutla menjadi lebih akurat dan efektif," pungkasnya. (PATHUR/H)









