PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Tengah telah menyelesaikan kegiatan kalibrasi alat uji Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, guna memastikan seluruh peralatan pengujian bekerja dengan akurat dan andal.

Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Tengah M Andi Rachmatullah menjelaskan bahwa kalibrasi merupakan langkah wajib untuk menjamin ketelitian hasil pengujian kendaraan.

“Alat yang terkalibrasi dengan baik akan menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sangat penting demi menjaga standar keselamatan kendaraan yang beroperasi di jalan raya,” ujarnya, Sabtu, 26 September 2026.

Di Kabupaten Kotawaringin Barat, sebanyak 11 jenis alat uji telah diperiksa dan dinyatakan seluruhnya akurat.

Peralatan tersebut meliputi Gas Analyzer, Smoke Tester, Brake Tester, Axle Load Meter, Axle Load Meter Portabel, Headlight Tester, Headlight Tester Robotic, Speedometer Tester, Side Slip Tester, Soundlevel Meter, dan Tint Tester.

Sementara di Kabupaten Lamandau, terdapat 9 alat uji yang dikalibrasi dan juga dinyatakan memenuhi standar akurasi, yaitu Gas Analyzer, Smoke Tester, Brake Tester, Axle Load Meter, Headlight Tester, Side Slip Tester, Soundlevel Meter, Tint Tester, dan Speedometer Tester. Secara keseluruhan, 20 alat uji dari kedua kabupaten telah dinyatakan layak dan akurat.

"Kendaraan yang diuji dengan alat yang akurat akan menghasilkan standar keselamatan yang terjamin. Ini berkaitan langsung dengan keselamatan warga di jalan,” tambahnya.

Andi Rachmatullah menegaskan bahwa hasil kalibrasi ini menunjukkan bahwa sarana pengujian di kedua wilayah dapat digunakan secara optimal dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan rutin ini, BPTD Kelas II Kalimantan Tengah terus mendorong terselenggaranya pelayanan transportasi yang aman, tertib, akurat, dan berintegritas. Kami pastikan setiap kendaraan yang lolos uji laik jalan benar-benar aman untuk dikendarai,” pungkasnya. (PATHUR/H)