BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang pria diduga menjadi korban tabrak lari di kawasan persimpangan Jalan Lingkar Dalam Selatan–Jalan Merak Raya, Banjarmasin, Sabtu sore, 26 September 2026. Korban mengalami luka serius pada bagian kaki dan diduga mengalami patah tulang.
Informasi yang dihimpun dari jejaring relawan di lokasi, korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan setelah insiden tersebut terjadi.
Sementara kendaraan yang diduga menabrak korban disebut meninggalkan lokasi dan belum diketahui identitas maupun keberadaannya.
Warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada korban
Informasi kejadian juga disampaikan melalui jejaring relawan untuk meminta bantuan ambulans guna mengevakuasi korban.
Sembari menunggu ambulans tiba, sejumlah relawan melakukan penanganan awal terhadap korban. Karena mengalami cedera pada bagian kaki, relawan memasang penyangga atau bidai untuk membatasi pergerakan pada bagian tubuh yang mengalami patah tulang.
"Kami menerima laporan adanya korban tabrak lari di jalur Lingkar Selatan. Saat tiba di lokasi, ambulans memang belum merapat. Kondisi korban mengalami patah di bagian kaki, jadi kami utamakan pertolongan pertama terlebih dahulu dengan memasang penyangga agar cederanya tidak makin parah," ujar salah seorang relawan di lokasi.
Setelah ambulans tiba, korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa untuk mendapatkan penanganan medis. Korban selanjutnya dilarikan ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin.
Hingga berita ini ditulis, identitas lengkap korban dan kronologi pasti kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang, termasuk kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan, masih dalam proses penelusuran. (SABRIANOOR/R)









