SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hujan deras mulai mengguyur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), khususnya di wilayah selatan pada Sabtu, 26 September 2026.

Hujan di tengah kondisi kemarau panjang ini disambut syukur masyarakat karena diharapkan membantu meredakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hujan di antaranya turun di kawasan Desa Bapanggang Raya, Desa Babaung, Desa Rawa Sari dan Jalan Jenderal Sudirman Km 26.

Turunnya hujan menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi kondisi kering dan kabut asap akibat karhutla. Sebelumnya, hujan memang sempat turun beberapa kali, namun intensitasnya rendah dengan durasi yang singkat.

Andre, salah seorang warga, mengaku bersyukur hujan akhirnya kembali turun dengan intensitas cukup deras. Meskipun hujan belum terlihat di wilayah kota, suara guntur terdengar seolah pertanda hujan juga akan turun di wilayah Sampit. 

"Alhamdulillah hujan turun, semoga hujan merata dan meredakan kebakaran lahan, tidak asap lagi," ujar Andre.

Masyarakat berharap hujan kali ini tidak hanya membasahi permukaan tanah, tetapi juga membantu memadamkan titik-titik api dan mendinginkan lahan yang masih berpotensi terbakar.

Sementara itu, BMKG Stamet H Asan Kotim mengeluarkan peringatan dini cuaca Kalimantan Tengah pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 13.30 WIB.

BMKG memperkirakan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang terjadi mulai pukul 13.46 WIB di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Mentaya Hilir Utara dan sekitarnya.

Potensi cuaca bisa meluas ke sejumlah wilayah lainnya. Di Kotim meliputi Kota Besi, Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Pulau Hanaut, Seranau dan Telawang.

Selain itu, potensi hujan juga dapat meluas ke Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamipang, Mendawai dan Katingan Kuala di Kabupaten Katingan, Kahayan Hilir, Jabiren dan Sebangau Kuala di Kabupaten Pulang Pisau.

Wilayah lain yang berpotensi terdampak yakni Seribu Riam dan Uut Murung di Kabupaten Murung Raya serta Pahandut, Jekan Raya dan Sabangau di Kota Palangka Raya.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIB. (DEWI PATMALASARI/R)