TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Majelis Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tamiang Layang Utara membantu petugas yang terus berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menghadapi kabut asap di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Ketua Majelis Resort GKE Tamiang Layang Utara Pendeta Daniel Christian bersama jajaran pengurus menyalurkan bantuan kepada petugas pada Sabtu, 26 September 2026.

Mereka membawa masker, mi instan, telur dan air mineral untuk mendukung kebutuhan petugas selama menjalankan tugas di tengah kondisi karhutla.

GKE Tamiang Layang Utara menyalurkan bantuan tersebut ke dua lokasi, yakni Posko Induk Gabungan Penanggulangan Karhutla Kabupaten Barito Timur dan Posko Karhutla Kecamatan Dusun Timur.

Di Posko Induk Gabungan, Sekretaris BPBD Damkar Barito Timur Yulli Hefirianty menerima bantuan dari jajaran GKE. Sementara di Posko Karhutla Kecamatan Dusun Timur, Sekretaris Camat Dusun Timur Rikhi Mangko menerima bantuan tersebut.

Pendeta Daniel Christian mengatakan pihaknya memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada petugas yang terus bekerja menangani karhutla.

Menurutnya, para petugas membutuhkan dukungan karena harus menghadapi kondisi lapangan yang tidak mudah, termasuk paparan kabut asap.

“Kiranya bantuan ini dapat memberikan sedikit dukungan dan semangat bagi saudara-saudara kita yang sedang bertugas di lapangan. Gereja hadir untuk peduli dan bersama-sama menghadapi kondisi yang sedang kita alami,” kata Daniel.

Daniel mengatakan gereja tidak hanya menjalankan pelayanan di lingkungan jemaat tetapi juga ikut menunjukkan kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Karena itu, pihaknya memilih membantu petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.

“Kami ingin hadir dan memberikan dukungan kepada mereka yang sedang bekerja untuk kepentingan masyarakat. Bantuan ini mungkin sederhana tetapi kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama bertugas,” ujarnya.

Menurut Daniel, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, TNI, aparat, relawan, organisasi keagamaan dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk menghadapi kebakaran dan dampak kabut asap.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Menurutnya, upaya mencegah kebakaran baru sama pentingnya dengan memadamkan api yang sudah muncul.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah munculnya kebakaran baru. Kita juga perlu memberikan dukungan kepada petugas yang sudah bekerja keras di lapangan,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut sekaligus memperlihatkan dukungan GKE Tamiang Layang Utara kepada petugas yang menghadapi karhutla di Barito Timur.

Selain memenuhi kebutuhan dasar, bantuan itu juga membawa pesan solidaritas agar para petugas tidak merasa bekerja sendirian menghadapi ancaman api dan kabut asap.

Majelis Resort GKE Tamiang Layang Utara berharap seluruh unsur masyarakat terus memperkuat kepedulian dan gotong royong selama penanganan karhutla berlangsung. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)