KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Desa Mampai Jaya, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas menyiapkan lahan untuk mendukung rencana penempatan transmigrasi lokal sebanyak 50 kepala keluarga (KK).

Rencana ini menjadi salah satu potensi pengembangan kawasan desa yang saat ini masih dihuni oleh 43 KK dengan jumlah penduduk sebanyak 119 jiwa.

Data tersebut mengacu pada administrasi kependudukan yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dengan rencana penambahan 50 KK, jumlah keluarga di Desa Mampai Jaya nantinya berpotensi meningkat secara signifikan.

Kondisi tersebut sekaligus membuat kesiapan lahan, akses menuju desa, serta ketersediaan fasilitas dasar menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kawasan.

Kondisi Desa Mampai Jaya dan sejumlah fasilitas yang telah tersedia ditinjau Wakil Bupati Kapuas Dodo, saat melakukan kunjungan kerja dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa, Jumat kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, ia melihat kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) serta akses jalan masuk desa yang telah dibangun pemerintah daerah.

Di tengah rencana pengembangan kawasan, Dodo meminta fasilitas yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan dan dirawat.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur dasar menjadi salah satu bagian yang perlu dijaga seiring dengan perkembangan jumlah penduduk di desa.

"Pemerintah daerah sangat memperhatikan pembangunan di semua desa secara merata. Karena itu, berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah hendaknya dijaga dan dirawat dengan baik," kata Dodo.

Selain rencana penempatan transmigrasi lokal, pendidikan menjadi persoalan lain yang disinggung dalam kunjungan tersebut.

Dodo mengingatkan agar anak-anak di Desa Mampai Jaya tetap mendapatkan akses pendidikan dan tidak berhenti sekolah.

"Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah, karena pendidikan merupakan investasi untuk masa depan," ujarnya. (SABRIANOOR/R)