PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi meminta perlindungan masyarakat dari paparan kabut asap diperkuat, terutama bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan kesehatan ketika kualitas udara memburuk.

“Karena itu kesiapan rumah oksigen, layanan kesehatan, obat-obatan, air bersih, serta perlindungan masyarakat dari asap harus diperkuat,” kata Subandi, Sabtu, 26 September 2026.

Penanganan dampak kabut asap tidak hanya menjadi persoalan pemadaman karhutla, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Subandi menilai fasilitas kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat harus dipastikan tetap tersedia selama kondisi kabut asap berlangsung.

Kelompok rentan juga perlu mendapat perhatian khusus agar tidak mengalami dampak kesehatan yang lebih serius.

Di sisi lain, Subandi menekankan kesiapan penanganan di lapangan juga harus dipastikan. Personel pemadam, peralatan, sumber air hingga jalur koordinasi harus tersedia dan mampu bergerak cepat ketika ditemukan titik api.

“Pada saat yang sama, personel, peralatan pemadaman, sumber air, dan jalur koordinasi harus dalam kondisi siap agar setiap titik api dapat segera ditangani,” tegasnya.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla dapat memperkuat koordinasi, sehingga upaya pemadaman berjalan cepat dan dampak asap terhadap masyarakat dapat ditekan. (MARINI/R)