PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelayanan jemput bola (JEBOL) administrasi kependudukan di Kota Palangka Raya tidak hanya membutuhkan kesiapan petugas dalam melayani masyarakat, tetapi juga dukungan terhadap petugas yang turun langsung ke lapangan.

Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan, mengatakan petugas Jebol yang mendatangi warga mendapatkan perhatian karena mereka menjalankan pelayanan langsung di lapangan.

Menurut Alman, dukungan tersebut penting agar petugas dapat menjalankan pelayanan dengan baik, termasuk ketika harus mendatangi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas seperti penyandang disabilitas.

“Petugas yang Jebol mendatangi warga juga kami perhatikan. Mereka turun ke lapangan memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan selama menjalankan tugas juga diperhatikan,” kata Alman, Sabtu, 26 September 2026.

Ia mengatakan bentuk perhatian tersebut berkaitan dengan dukungan operasional petugas, termasuk uang makan dan dukungan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu dinilai penting karena pelayanan jemput bola membutuhkan petugas untuk bergerak langsung ke lokasi masyarakat.

“Jangan hanya masyarakat yang kita perhatikan, petugas yang memberikan pelayanan juga harus kami perhatikan. Mereka juga membutuhkan dukungan ketika melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya.

Alman menegaskan pelayanan JEBOL merupakan bagian dari upaya Disdukcapil menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif.

Petugas tidak hanya menunggu warga datang ke kantor, tetapi mendatangi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

Menurutnya, dukungan terhadap petugas dan kelancaran operasional akan membantu pelayanan Jebol berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kota Palangka Raya. (MARINI/R)