BORNEONEWS, Banjarmasin – Sebanyak tujuh jasad yang diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah pada Sabtu, 26 September 2026. Pada hari yang sama, empat jasad lainnya ditemukan tim penyelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di Laut Jawa.
Dengan demikian, Tim SAR Gabungan menemukan total 11 jasad pada hari ke-14 operasi pencarian.
Kantor SAR Palangka Raya mencatat tujuh temuan di Kalimantan Tengah terdiri atas empat jasad di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di kawasan Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Seluruh jasad kemudian dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.
Sementara itu, empat korban lainnya ditemukan tim penyelam gabungan melalui penyelaman sortie I hingga IV di sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Penyelaman menggunakan KN SAR Pacitan berlangsung hingga sekitar pukul 16.10 WITA dengan menyisir kembali kawasan di sekitar badan kapal.
Empat jasad hasil penyelaman selanjutnya dibawa menuju KRI Gusti Ngurah Rai untuk penanganan lebih lanjut.
Korban kemudian diterbangkan menggunakan helikopter HS Panther 1311 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, sekitar pukul 18.18 WITA.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pencarian terus dilakukan baik di sekitar lokasi utama kecelakaan maupun wilayah yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Operasi SAR masih terus kami laksanakan secara maksimal. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujarnya.
Hingga Sabtu pukul 20.00 WITA, Basarnas mencatat sebanyak 172 orang telah ditemukan dari total 243 penumpang dan awak KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan 64 orang meninggal dunia.
Sebanyak 71 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Basarnas menyatakan operasi SAR tetap diperkuat dengan mengerahkan personel, kapal, penyelam serta sarana pendukung lainnya hingga pencarian korban dapat dituntaskan.
ANTARA









