BANJARMASIN –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Tujuh jasad yang diduga korban KM Virgo Transport 8 dan ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dikawal kepolisian saat dibawa melalui jalur darat menuju Banjarmasin.

Polda Kalimantan Selatan menyiagakan personel gabungan dari Direktorat Lalu Lintas, Samapta, Polres Barito Kuala, dan Polresta Banjarmasin untuk memastikan perjalanan kendaraan pembawa jenazah berjalan lancar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan personel bersiaga sejak kawasan perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Unit ini gabungan Direktorat Lalu Lintas dan Samapta serta Polres Batola dan Polresta Banjarmasin. Anggota bersiaga di perbatasan Kalsel dan Kalteng,” kata Nur Khamid di Banjarmasin, Sabtu malam, 26 September 2026.

Pengawalan dilakukan menyusul meningkatnya temuan jasad yang diduga berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di wilayah Kalimantan Tengah.

Pada Sabtu, tujuh jasad ditemukan, terdiri atas empat di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Seluruh jasad kemudian dibawa melalui jalur Palangka Raya sebelum memasuki wilayah Kalimantan Selatan melalui Kabupaten Barito Kuala.

Dari sana, jenazah diteruskan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani penanganan dan proses identifikasi.

“Harapan kami dengan pengawalan yang optimal ini perjalanan kendaraan pembawa jenazah bisa berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Hingga hari ke-14 operasi SAR, sebanyak 172 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan 64 orang meninggal dunia.

Sebanyak 71 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

ANTARA