JAKARTA –

BORNEONEWS, Manchester – Ketua Manchester City Khaldoon Al Mubarak menegaskan klubnya tetap yakin dapat membuktikan tidak bersalah dalam perkara dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League, meski muncul laporan bahwa tribunal independen telah mengambil keputusan atas sebagian besar dakwaan.

Sejumlah laporan media menyebut hampir seluruh dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League dinilai terbukti pada tahap tribunal independen. Namun Premier League belum memberikan keterangan resmi mengenai rincian putusan karena proses tersebut bersifat tertutup dan masih berlanjut.

Manchester City sendiri menegaskan masih terdapat tahapan penting yang belum selesai.

“Proses di Premier League masih panjang, dan keyakinan serta tekad kami untuk membuktikan bahwa klub tidak bersalah tetap sama kuatnya seperti saat masalah ini bermula,” kata Al Mubarak dalam surat kepada pendukung Manchester City.

Al Mubarak mengatakan terdapat banyak hal yang ingin disampaikan klub untuk menjelaskan dasar keyakinan tersebut.

Namun ketentuan kerahasiaan dalam proses hukum membuat dirinya tidak dapat membeberkan detail perkara kepada publik.

Ia bahkan menyebut surat yang disampaikan kepada pendukung telah melalui sejumlah pemeriksaan hukum sebelum dipublikasikan.

Al Mubarak meminta pendukung memperhatikan pernyataan klub yang dikeluarkan pada Jumat, 25 September 2026, serta sikap Manchester City sejak dakwaan pertama kali diumumkan pada Februari 2023.

“Setiap kata memiliki makna penting dan sepenuhnya benar,” ujarnya.

Manchester City dalam pernyataan resminya menyebut proses dengan Premier League masih berlangsung dengan sejumlah bagian penting yang harus diselesaikan serta tunduk pada ketentuan kerahasiaan yang ketat.

Klub tetap mempertahankan posisi yang telah disampaikan sejak Februari 2023, yakni membantah dugaan pelanggaran yang dituduhkan.

Kasus tersebut bermula ketika Premier League pada Februari 2023 mendakwa Manchester City atas lebih dari 100 dugaan pelanggaran regulasi keuangan dalam periode yang sebagian besar mencakup musim 2009 hingga 2018.

Dakwaan juga mencakup persoalan terkait kerja sama klub dalam proses penyelidikan Premier League.

Sidang di hadapan komisi independen telah selesai pada Desember 2024. Laporan terbaru menyebut proses kini bergerak menuju tahap banding, tetapi rincian resmi mengenai hasil tribunal maupun sanksi belum diumumkan Premier League.

Karena proses tersebut belum selesai, status akhir Manchester City dalam perkara ini masih menunggu penyelesaian seluruh tahapan yang berlaku.

ANTARA