BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengabdian kepada Masyarakat Program PDPPM LPPM 2026 digelar di SMPIT Tiara Az-Zahra Palangka Raya dengan fokus pada penguatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Abad 21: Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Berbagai Platform Digital pada Konten Sains”. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan pembelajaran di era digital.
Dosen Universitas Palangka Raya, Ririn Fahrina, mengatakan guru perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia pendidikan. Menurutnya, teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.
“Pembelajaran abad ke-21 menuntut kita untuk terus beradaptasi. Teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna,” ujar Ririn dalam rilisnya pada Minggu, 27 September 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengenalan terhadap sejumlah platform digital. Para guru juga diberi kesempatan mencoba dan mempraktikkan penggunaannya secara langsung sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
“Kami berharap Bapak/Ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang berbagai platform digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pembelajaran di kelas,” katanya lagi.
Ririn menambahkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut bukan sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, serta membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.
Sementara itu, Kepala SMPIT Tiara Az-Zahra, Jesiati, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Universitas Palangka Raya.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan dan kolaborasi ini. Semoga kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi guru dan dapat diterapkan untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin kreatif dan inovatif,” ungkap Jesiati.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan praktik penggunaan berbagai platform pembelajaran digital, di antaranya Blooket, GeoGebra, dan sejumlah platform lainnya. Para guru mengikuti kegiatan dengan antusias dan mendapatkan kesempatan mempraktikkan secara langsung pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi, Elga Araina, turut menyampaikan terima kasih kepada pihak SMPIT Tiara Az-Zahra dan seluruh guru yang telah menerima tim dengan antusias dan kooperatif. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan kompetensi guru serta diterapkan dalam pembelajaran di kelas. (TESTI PRISCILLA/j)









