JAKARTA –

BORNEONEWS, Mekah – Pemerintah Arab Saudi membuka sejumlah akses jalan baru di Mekah untuk mengurai kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas jamaah menuju kawasan Masjidil Haram.

Royal Commission for Makkah City and Holy Sites menyebut pembukaan jalur baru tersebut dapat memangkas waktu tempuh perjalanan hingga lebih dari 90 persen pada sejumlah rute.

Salah satu peningkatan infrastruktur dilakukan di Third Ring Road atau Jalan Lingkar Ketiga.

Pada jalur tersebut, pemerintah menambah lajur sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang menghubungkan persimpangan Prince Mutib menuju persimpangan Masjidil Haram melalui persimpangan Prince Sultan.

Akses lalu lintas juga dibuka pada ruas terakhir Prince Saud Al Faisal Road.

Jalur tersebut menghubungkan poros Prince Mohammed bin Salman Road dengan Abdulqadir Koshak Road melalui persimpangan Prince Naif bin Abdulaziz.

Pembukaan akses baru itu ditujukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan, meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mempercepat pergerakan warga, wisatawan dan jamaah.

Peningkatan kapasitas jalan menjadi penting karena Mekah menghadapi lonjakan mobilitas pada musim haji dan umrah.

Dengan jalur baru tersebut, arus kendaraan diharapkan dapat tersebar lebih merata sehingga perjalanan menuju kawasan pusat ibadah tidak terkonsentrasi pada ruas-ruas tertentu.

Pemerintah Arab Saudi terus memperluas jaringan transportasi dan akses jalan di Mekah sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan bagi jamaah yang datang dari berbagai negara.

Pembukaan ruas baru tersebut juga diharapkan membuat perjalanan dari dan menuju kawasan Masjidil Haram lebih cepat, terutama ketika volume kendaraan meningkat.

ANTARA