BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 50.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau.
Kebutuhan air bersih menjadi perhatian pemerintah karena musim kemarau panjang dan karhutla berdampak terhadap ketersediaan air masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat melalui penyediaan air bersih, bantuan pangan, perlindungan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Terkait kebutuhan air bersih, Agustiar meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan kebutuhannya kepada pemerintah agar dapat segera dicarikan solusi.
Menurutnya ketersediaan air tidak hanya penting untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mendukung upaya penanganan kebakaran apabila terjadi di sekitar permukiman.
Dalam menghadapi kabut asap, Agustiar menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan meminta masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah.
“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mendapatkan pertolongan ketika sakit. Keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus kita jaga bersama,” tegas Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada 27 September 2026. (HERMAWAN DP/R)








