JAKARTA –

BORNEONEWS, New York – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberi sinyal bersedia mengurangi serangan terhadap kilang minyak Rusia setelah persoalan tersebut dibahas dalam percakapan keduanya.

Trump mengatakan dirinya secara langsung meminta Zelensky mengurangi serangan terhadap fasilitas pengolahan minyak Rusia.

“Saya berbicara dengan Presiden Zelensky. Saya mengatakan, ‘Anda harus mengurangi serangan terhadap kilang minyak’,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.

Ketika ditanya mengenai respons pemimpin Ukraina tersebut, Trump mengatakan Zelensky menjawab, “Ya, kami mungkin akan melakukan itu.”

Pernyataan tersebut merupakan penuturan Trump. Hingga kini, sikap Ukraina mengenai penghentian serangan ke fasilitas energi Rusia lebih banyak dikaitkan dengan kemungkinan penghentian serangan secara timbal balik.

Zelensky sebelumnya mengatakan Ukraina bersedia tidak menyerang kilang maupun infrastruktur energi Rusia apabila Moskow juga menghentikan serangan terhadap sistem energi Ukraina.

Trump dalam beberapa pekan terakhir berulang kali meminta Kyiv menghentikan serangan terhadap fasilitas produksi diesel Rusia.

Ia beralasan serangan tersebut memperburuk tekanan terhadap pasokan dan harga diesel global. Pada 13 September, Trump secara terbuka mengatakan Ukraina dapat menyasar target lain, tetapi meminta fasilitas diesel Rusia tidak diserang.

Serangan Ukraina terhadap sektor energi Rusia memang berlangsung di tengah saling serang kedua negara. Kyiv menyatakan operasi tersebut ditujukan untuk menekan kemampuan ekonomi dan logistik Rusia, sementara Moskow terus melancarkan serangan rudal dan drone terhadap sejumlah wilayah serta infrastruktur Ukraina.

Serangan terhadap kilang juga telah memberikan tekanan terhadap pasokan bahan bakar Rusia. Reuters melaporkan Rusia membatasi ekspor diesel di tengah gangguan produksi akibat serangan drone Ukraina, meski produksi mulai menunjukkan pemulihan pada Agustus.

Di sisi lain, Rusia berulang kali mengecam serangan Ukraina terhadap wilayahnya dan menyatakan akan memberikan respons.

Perdebatan mengenai serangan terhadap fasilitas energi kini menjadi salah satu bagian dalam upaya diplomatik untuk menurunkan eskalasi perang.

Zelensky sebelumnya mendorong kemungkinan gencatan senjata khusus terhadap infrastruktur energi, tetapi implementasinya bergantung pada kesediaan kedua pihak menghentikan serangan secara timbal balik.

Dengan demikian, pernyataan Trump mengenai kesediaan Zelensky mengurangi serangan belum berarti telah tercapai kesepakatan penghentian serangan terhadap fasilitas energi Rusia.

ANTARA