BORNEONEWS, Palangka Raya – Seorang anak berusia 8 tahun mengalami kejadian memilukan saat bermain di sekitar rumah kosong di Jalan Taurus III, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.
Lengan anak tersebut tertancap pada pagar besi ketika ia berusaha memanjat pagar bangunan yang tidak berpenghuni itu. Warga yang melihat kejadian segera melaporkannya melalui layanan panggilan darurat 112 untuk meminta bantuan evakuasi.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyampaikan bahwa laporan diterima petugas sekitar pukul 08.50 WIB.
Tim Rescue Regu 1 bersama ambulans layanan 112 langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama.
"Begitu mendapat laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap anak yang lengannya tertancap di pagar besi," kata Alfrianto, Senin 28 September 2026.
Namun, saat tim Damkar tiba di lokasi, korban sudah lebih dahulu dibawa keluarganya ke RSUD Doris Sylvanus.
Warga sekitar ternyata sudah sigap membantu proses pelepasan dengan menggunakan gerinda untuk memotong bagian besi pagar yang menancap pada lengan korban.
Potongan besi yang masih menempel pada lengan korban ikut dibawa ke rumah sakit guna penanganan medis lebih lanjut.
Setiba di lokasi, petugas melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi kejadian.
Sebelum kembali ke Pos Mako Rescue, tim juga menyempatkan diri memberikan sosialisasi singkat kepada warga mengenai tata cara penggunaan layanan panggilan darurat 112.
Alfrianto mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar bangunan kosong, pagar tajam, maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kami mengingatkan orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain dan segera menghubungi layanan 112 apabila menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan," pungkasnya. (PATHUR/Y)









