PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memotivasi pelajar agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi.

Pesan tersebut disampaikan Agustiar melalui Kelas Digital Huma Betang dari Media Center Posko Penanganan Darurat Karhutla di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya.

Kegiatan tersebut terhubung melalui TV Kalteng di tengah pelaksanaan pembelajaran yang menyesuaikan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agustiar menyampaikan kesempatan untuk meraih cita-cita terbuka bagi siapa pun yang mau berusaha dan terus mengembangkan diri.

“Tidak ada yang tidak mungkin. Jangan berkecil hati untuk anak petani, anak nelayan, dan sebagainya. Karena tidak ditentukan oleh kayanya orang tua, tidak ditentukan banyaknya fasilitas, tetapi ditentukan oleh masing-masing murid,” sebut Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 29 September 2026.

Ia menegaskan keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi keluarga ataupun banyaknya fasilitas yang dimiliki.

Menurutnya, kemauan untuk belajar, berusaha, berpikir positif, dan tidak mudah menyerah menjadi bagian penting dalam perjalanan murid meraih cita-cita.

“Jangan patah semangat anak-anak dan ibu guru. Jangan pantang menyerah sebelum menjadi kebanggaan orang tua dan sebelum menjadi kebanggaan negara dan daerah tercinta ini,” pesannya. (HERMAWAN DP/H)