BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengendara yang melintas di Jalan G. Obos X, Palangka Raya, diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya tumpahan bahan bakar minyak jenis solar di ruas jalan tersebut, Selasa, 29 September 2026.
Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan tumpahan solar berpotensi membuat permukaan jalan menjadi licin sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
“Kondisi ini perlu menjadi perhatian pengendara, terutama pengendara sepeda motor, karena tumpahan solar dapat membuat permukaan jalan licin dan meningkatkan risiko kendaraan tergelincir,” ujarnya.
Ia mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan tersebut. Selain itu, masyarakat diminta menjaga jarak aman antarkendaraan dan menghindari pengereman mendadak saat mendekati lokasi yang diduga terkena tumpahan solar.
Menurut Khemal, keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama. Kondisi jalan yang licin tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Ia juga berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi jalan sekaligus melakukan penanganan apabila ditemukan tumpahan solar.
“Kami mengharapkan instansi terkait segera melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi agar tumpahan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Jika diperlukan, peringatan sementara dapat dipasang untuk membantu pengendara mengantisipasi kondisi tersebut,” katanya.
Khemal menilai pemasangan tanda peringatan sementara penting dilakukan apabila kondisi jalan masih berisiko bagi pengendara.
Ia menegaskan penanganan cepat diperlukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama pada kendaraan roda dua yang lebih rentan tergelincir di permukaan jalan licin.
Khemal juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna lalu lintas agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. (MARINI/j)









