PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan peserta didik untuk berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan membangun hubungan baik dengan sesama.

Pesan tersebut disampaikan Agustiar melalui Kelas Digital Huma Betang dari Media Center Posko Penanganan Darurat Karhutla di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya

Kegiatan tersebut terhubung melalui TV Kalteng dalam pelaksanaan pembelajaran yang menyesuaikan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agustiar mengingatkan murid agar tidak melakukan perundungan terhadap orang lain hanya karena memiliki kondisi kehidupan yang berbeda.

Ia menekankan pentingnya berpikiran positif kepada teman serta tidak merendahkan orang yang memiliki kondisi ekonomi berbeda.

“Kuncinya yang paling utama adalah berbakti kepada orang tua, hormat kepada guru, berpikiran positif kepada teman-teman. Jangan merundung orang-orang yang tidak seperti kita, seperti yang tidak mampu, karena hidup sudah ada yang mengatur. Terus berikhtiar dan berusaha,” tegas Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 30 September 2026.

Selain pendidikan karakter, Agustiar menyampaikan bahwa murid perlu terus belajar, berusaha, berpikir positif, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

“Jangan berkecil hati untuk anak petani, anak nelayan, dan sebagainya. Karena tidak ditentukan oleh kayanya orang tua, tidak ditentukan banyaknya fasilitas, tetapi ditentukan oleh masing-masing murid,” pesan Gubernur. (HERMAWAN DP/R)