BORNEONEWS, Palangka Raya – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi salah satu perhatian Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dalam arahan kepada pejabat utama Kodam XXII/TB di Aula Makodam, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia meminta jajaran Kodam memperkuat langkah pencegahan, deteksi dini hingga respons cepat di lapangan dengan tetap mengedepankan sinergi bersama Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurut Zainul, penanganan Karhutla tidak cukup dilakukan ketika api sudah muncul. Prajurit juga diminta aktif menyampaikan pesan pencegahan kepada masyarakat di wilayah binaan.
Salah satu langkah yang didorong adalah sosialisasi setelah apel sore. Prajurit diminta mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Selain persoalan Karhutla, Pangdam juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme di seluruh staf dan badan pelaksana Kodam.
Setiap unsur diminta menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, responsif dan bertanggung jawab agar roda organisasi berjalan efektif.
Perhatian juga diarahkan pada rencana penguatan struktur Kodam XXII/TB pada 2027.
Perencanaan tersebut diminta disiapkan sejak dini, mulai dari kebutuhan personel, materiel hingga sarana dan prasarana pendukung.
Langkah itu dinilai penting untuk menyesuaikan kapasitas organisasi dengan kebutuhan pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Di bidang pembinaan personel, Zainul juga meminta sosialisasi rekrutmen TNI Angkatan Darat ditingkatkan.
Prajurit diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus memperkenalkan peluang pengabdian di TNI AD kepada generasi muda.
“Arahan ini disusun sebagai pedoman pelaksanaan tugas ke depan guna mewujudkan Kodam yang profesional, adaptif, dan dicintai rakyat,” kata Zainul.
Ia menegaskan peningkatan kinerja organisasi harus berjalan beriringan dengan kehadiran nyata TNI dalam persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk penanganan Karhutla.
“Melalui arahan ini, Kodam XXII/Tambun Bungai meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan memperkokoh kekuatan pertahanan wilayah,” pungkasnya. (PATHUR/j)









