JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi dirinya akan mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah meninggalkan jabatan Kapolri.

Listyo menyampaikan hal tersebut kepada wartawan menjelang agenda pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

“Saya akan dilantik menjadi KSP tapi nanti jelasnya setelah selesai dilantik,” kata Listyo.

Ia menyebut penugasan tersebut sebagai bentuk kehormatan sekaligus kesempatan untuk melanjutkan pengabdian kepada negara.

“Itu kehormatan buat kita untuk bisa memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa,” ujarnya.

Listyo dijadwalkan menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang sebelumnya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 27 April 2026.

Pergantian tersebut berlangsung bersamaan dengan perubahan kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada Kamis, DPR RI telah menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Suyudi sebelumnya mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR sebelum mendapatkan persetujuan secara aklamasi.

Proses pergantian Kapolri dimulai setelah DPR menerima Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.

Setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri pada Kamis siang.

Dengan perubahan tersebut, Listyo Sigit akan beralih dari pucuk pimpinan Polri menuju lingkungan kepresidenan untuk memimpin Kantor Staf Presiden.

ANTARA