KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Desa Hampatung, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kebakaran menjadi perhatian karena titik api berada cukup dekat dengan permukiman warga dan bangunan sekolah. Bahkan, kobaran api dilaporkan hanya berjarak sekitar tiga hingga empat meter dari bangunan di sekitar SDN 3 Hampatung.

Relawan yang berada di lokasi segera meminta dukungan unit tangki untuk mempercepat penanganan. Relawan Yudi mengatakan, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan karena api terus mendekati bangunan.

“Tiga hingga empat meter lagi mengenai bangunan," ucap Yudi, yang meneruskan laporan masuk dari warga.

Diketahui pula, lokasi kebakaran berada di kawasan Hampatung dan berdekatan dengan rumah warga. Karena itu, unit tangki dinilai diperlukan segera untuk membantu proses pemadaman dan mencegah api menjalar lebih dekat ke bangunan.

Asap dari kebakaran tersebut juga terpantau dari seberang Sungai Kapuas, termasuk dari kawasan Kuala Kapuas. Kepulan asap terlihat di tengah kondisi kebakaran lahan yang berlangsung tidak jauh dari kawasan permukiman.

Pemadaman kemudian dilakukan oleh relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bersama petugas pemadam kebakaran BPBD. Upaya penanganan dilakukan untuk membatasi pergerakan api agar tidak mencapai rumah warga maupun bangunan sekolah.

Api akhirnya dapat dikuasai setelah petugas dan relawan melakukan penanganan di lokasi. Meski demikian, kondisi lahan di sekitar titik kebakaran tetap perlu dipantau untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali. (SABRIANOOR/H)