BORNEONEWS, Palangka Raya – Aktivitas angkutan udara di Kalimantan Tengah mengalami penurunan pada Agustus 2026. Jumlah penumpang pesawat tercatat 135.353 orang, turun 6,53 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman, menyampaikan perkembangan tersebut dalam rilis Berita Resmi Statistik, Kamis, 1 Oktober 2026.
Penurunan jumlah penumpang terutama terjadi pada penumpang yang datang ke Kalteng. Pada Agustus tercatat 63.754 penumpang datang, turun 13,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat tercatat 71.599 orang. Meski total penumpang angkutan udara turun, jumlah penumpang berangkat justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,52 persen.
“Jumlah penumpang angkutan udara pada Agustus 2026 sebanyak 135.353 orang atau turun 6,53 persen dibandingkan Juli,” kata Taufiqurrahman.
Penurunan juga terlihat pada aktivitas barang melalui angkutan udara. Jumlah barang yang diangkut pada Agustus mencapai 1,96 ribu ton, turun 3,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Rinciannya, barang yang dibongkar sebanyak 1,33 ribu ton atau turun 2,70 persen. Sedangkan barang yang dimuat mencapai 0,63 ribu ton, mengalami penurunan 4,43 persen.
Dari sisi bandara, aktivitas penumpang dan barang masih terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut. Selama Agustus, bandara tersebut melayani 53,08 persen penumpang angkutan udara dan 68,11 persen arus barang.
Sementara itu, penurunan aktivitas juga terjadi pada angkutan laut. Jumlah penumpang angkutan laut turun 31,65 persen menjadi 38.305 orang. Adapun barang yang diangkut melalui laut mencapai 2,16 juta ton atau turun 2,94 persen dibandingkan Juli 2026. (TESTI PRISCILLA/H)









