PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi dan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Agustiar saat menyerahkan bantuan pangan, Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Katingan.

Menurutnya, penanganan dampak karhutla membutuhkan kerja bersama karena pemerintah tidak cukup hanya menangani api, tetapi juga harus memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan perhatian dan bantuan.

“Saya ini bukan petugas partai. Saya adalah petugas bapak dan ibu sekalian. Masyarakat yang memilih dan menggaji saya. Karena itu, kalau ada kesulitan, sampaikan kepada kami,” ucap Agustiar seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Karena itu, jajaran Pemprov Kalteng terus turun ke lapangan, termasuk ke wilayah yang terdampak karhutla.

Agustiar juga mengingatkan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Masyarakat yang memenuhi kriteria penerima harus mendapatkan haknya tanpa membedakan latar belakang.

Bantuan yang disalurkan di Katingan mencakup bantuan pangan, bantuan sosial KHBS, dan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah.

Selain bantuan tersebut, Pemprov Kalteng menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Katingan sebagai bagian dari upaya memastikan warga terdampak karhutla memperoleh akses pemeriksaan kesehatan. (HERMAWAN DP/R)