BORNEONEWS, Jakarta – Komjen Pol Dedi Prasetyo kini mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, nama Dedi Prasetyo bukan sosok asing. Perwira tinggi Polri tersebut pernah menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan karier ke sejumlah posisi strategis di Mabes Polri.
Dedi mulai dipercaya memimpin Polda Kalimantan Tengah pada 2020. Saat itu, ia dipromosikan dari jabatan Karo Binkar SSDM Polri menjadi Kapolda Kalteng.
Kariernya di Bumi Tambun Bungai kemudian berakhir pada November 2021 setelah ia dipercaya menjabat Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri. Jabatan Kapolda Kalteng selanjutnya diisi Irjen Pol Nanang Avianto.
Sebelum dilantik sebagai Kepala BRAN, Dedi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak 2025.
Perwira kelahiran Magetan, Jawa Timur, tersebut merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang kini menjadi Akademi Kepolisian, angkatan 1990.
Dedi memulai perjalanan kariernya sebagai Pamapta Polda Jawa Timur pada 1991.
Setahun kemudian, ia dipercaya menjabat Kapolsek Deket di wilayah Polres Lamongan.
Kariernya kemudian berkembang melalui berbagai jabatan di lingkungan kepolisian, mulai dari bidang operasional, reserse, sumber daya manusia hingga hubungan masyarakat.
Ia pernah menjadi Kapolsek Serpong, Kepala Satuan Reserse Polwiltabes Surabaya, Kapolres Kediri Kota, hingga Kapolres Lumajang.
Dedi juga pernah menjalani berbagai penugasan di bidang sumber daya manusia Polri.
Pada 2017, ia dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah sebelum kemudian kembali ke Mabes Polri dan menjabat Karo Penmas Divisi Humas Polri pada 2018.
Karier Dedi terus menanjak hingga dipercaya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah pada 2020.
Setelah meninggalkan Kalteng, ia menduduki jabatan Kadiv Humas Polri pada 2021, kemudian sejumlah jabatan strategis lainnya hingga menjadi Inspektur Pengawasan Umum Polri pada 2024 dan Wakapolri pada 2025.
Pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Penunjukan tersebut membawa Dedi dari institusi kepolisian ke lembaga yang mendapat tugas berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan reforma agraria nasional.
Dengan jabatan barunya tersebut, Dedi kembali mendapat posisi strategis setelah sebelumnya meniti perjalanan panjang dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia.
ANTARA









