BORNEONEWS, Palangka Raya – Kodam XXII/Tambun Bungai mulai menyiapkan rencana penambahan struktur organisasi yang ditargetkan dapat diterapkan pada 2027.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengatakan rencana tersebut harus melalui kajian matang agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
“Rencana penambahan struktur organisasi harus dikaji secara matang, mulai dari kebutuhan personel, materiil hingga sarana prasarana pendukung,” kata Zainul di Palangka Raya, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ia belum merinci bentuk struktur baru yang akan ditambahkan karena pembahasannya masih berada pada tahap perencanaan.
Menurutnya, kebutuhan personel, materiil, serta kesiapan fasilitas harus dihitung secara menyeluruh sebelum penambahan struktur dilaksanakan.
Saat ini, pemenuhan personel dan sarana prasarana Kodam XXII/Tambun Bungai juga masih terus berlangsung seiring pembangunan sejumlah fasilitas pendukung.
Zainul meminta seluruh staf dan badan pelaksana Kodam menyiapkan kebutuhan organisasi sejak awal agar pelaksanaan tugas pada 2027 dapat berjalan optimal.
“Seluruh staf dan badan pelaksana Kodam harus melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal, responsif dan penuh rasa tanggung jawab. Setiap bagian harus menjadi motor penggerak organisasi,” ujarnya.
Selain penataan organisasi, Pangdam juga meminta sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD diperluas kepada masyarakat, terutama generasi muda.
“Setiap prajurit harus menjadi duta dan teladan untuk menarik minat putra-putri terbaik bangsa agar bergabung bersama TNI AD,” katanya.
Penanganan kebakaran hutan dan lahan juga tetap menjadi perhatian jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai.
Pangdam meminta sinergi bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, Satgas Terpadu dan masyarakat terus diperkuat melalui pencegahan, deteksi dini serta respons cepat terhadap titik api.
“Gerakan sosialisasi harus digalakkan oleh seluruh anggota setelah apel sore. Sampaikan kepada masyarakat di wilayah binaan agar tidak membakar hutan dan lahan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Kodam XXII/Tambun Bungai merupakan salah satu dari enam Kodam baru yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025 dan saat ini membawahi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Seiring penataan organisasi TNI AD, Kalimantan Selatan juga dipersiapkan memiliki Kodam tersendiri bernama Kodam Lambung Mangkurat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan komando kewilayahan TNI AD yang terus berkembang mengikuti kebutuhan organisasi dan pertahanan wilayah.









