PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan rencana kerja DPRD Palangka Raya Tahun 2027 dalam rapat paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dalam kapasitasnya sebagai juru bicara DPRD, Khemal menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan DPRD sepanjang 2027.

Rencana kerja tersebut mencakup pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Khemal mengatakan, rencana kerja DPRD disusun sebagai pedoman dalam memastikan seluruh agenda kelembagaan dapat berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Rencana kerja ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas DPRD selama satu tahun ke depan. Tentunya seluruh agenda harus dilaksanakan sesuai ketentuan dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” kata Khemal, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, pelaksanaan fungsi legislasi menjadi salah satu bagian penting dalam rencana kerja DPRD. Pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan Kota Palangka Raya.

Selain itu, fungsi penganggaran dan pengawasan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. DPRD akan menjalankan pengawasan terhadap pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah daerah agar berjalan sesuai dengan perencanaan serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Khemal menambahkan, pelaksanaan rencana kerja DPRD membutuhkan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Palangka Raya. Koordinasi diperlukan agar agenda pemerintahan, pembentukan regulasi, pembahasan anggaran, serta fungsi pengawasan dapat berjalan secara optimal.

"Rencana kerja DPRD Kota Palangka Raya Tahun 2027 selanjutnya menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan agenda kelembagaan selama satu tahun anggaran," kata Khemal.

Khemal berharap, seluruh agenda tersebut dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan Kota Palangka Raya. (MARINI/H)