SAMPIT –

‎BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 429 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke -57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dipusatkan di Kecamatan Mentaya Hulu.
‎
‎Camat Mentaya Hulu Edison mengatakan, peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan tersebut berasal dari 17 kecamatan se-Kabupaten Kotim. Selain peserta, kegiatan ini juga melibatkan 78 orang lasqi.
‎
‎"Jumlah peserta sebanyak 357 orang dan lasqi 78 orang yang berasal dari 17 kecamatan se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Jadi total keseluruhan sebanyak 429 peserta," ujar Edison, Sabtu, 3 Oktober 2026.
‎
‎Itu ia sampaikan saat pembukaan kegiatan event keagaaman tahunan daerah setempat.
‎
‎Ia menjelaskan, terdapat 10 cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ dan FSQ tersebut. Cabang yang dilombakan antara lain Tilawah Al-Quran yang diikuti 60 peserta, Syarhil Quran sebanyak 14 grup atau 42 orang, Murottal 65 peserta, Tartil Quran 24 peserta, Fahmil Quran 24 peserta, Tafsir Quran 63 peserta, Quran 59 peserta, Makalah Al-Quran 14 peserta, Bintang Vokalis Pop Religi 38 peserta dan Gambus 40 peserta.
‎
‎Menurut Edison, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran.
‎
‎"Pertama untuk menumbuhkan semangat membaca, memahami dan mengamalkan Al-Quran di kalangan masyarakat," katanya.
‎
‎Tujuan berikutnya, lanjut Edison, adalah menyaring qari dan qariah serta hafiz dan hafizah terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
‎
‎Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarmasyarakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kotim.
‎
‎"Yang ketiga, mempererat ukhuwah Islamiyah antar masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur," jelasnya.
‎
‎Edison mengungkapkan, penyelenggaraan kegiatan tersebut didukung melalui anggaran pemerintah daerah. Dari APBD murni dialokasikan sebesar Rp1,5 miliar, kemudian mendapat tambahan melalui APBD sebesar Rp200 juta.
‎
‎Selain dukungan APBD, kegiatan juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan donatur, termasuk perusahaan dan pengusaha, dengan nilai sekitar Rp135 juta.
‎
‎"Jadi total keseluruhan kurang lebih Rp1,8 miliar, ditambah swadaya masyarakat dan dukungan dari pihak Kecamatan Mentaya Hulu," ungkap Edison.
‎
‎Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya para pengusaha dan pihak swasta yang turut memberikan bantuan.
‎
‎"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak, terutama dari pihak pengusaha swasta tersebut," pungkasnya. (DEVI/H)