JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan syarat Moskow untuk penyelesaian konflik Ukraina yang berkelanjutan mencakup penarikan seluruh pasukan Ukraina dari wilayah baru Rusia.

Syarat tersebut juga menuntut jaminan status Ukraina yang netral dan bebas senjata nuklir, serta penghentian kebijakan nasionalis yang dijalankan oleh kepemimpinan Ukraina saat ini.

"Persyaratan ini sudah diketahui. Persyaratan tersebut pertama kali disampaikan oleh Presiden Vladimir Vladimirovich Putin," kata Medvedev dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Iran IRIB, Sabtu 3 Oktober 2026.

"Izinkan saya menyebutkannya kembali untuk publik Iran. Pertama dan terutama, ini mencakup status Ukraina yang netral, bebas senjata nuklir, dan merdeka," imbuhnya.

Persyaratan lainnya adalah penghentian kebijakan nasionalis pemerintah Ukraina saat ini, dan kecaman terhadap praktik pelarangan penggunaan bahasa Rusia di negara tersebut, kata Medvedev.

"Dan yang ketiga, ini mencakup penempatan wilayah yang disebutkan dalam Konstitusi Rusia -- khususnya wilayah Donbas dan beberapa wilayah baru lainnya -- di bawah yurisdiksi Rusia," katanya.

"Dengan kata lain, pemulihan kedaulatan Rusia. Hal ini dapat dicapai melalui penyelesaian diplomatik, sebagaimana telah dinyatakan secara tegas. Jika hal itu tidak terjadi, kami akan melakukannya melalui cara militer," ujarnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti/antara