BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan mengenai sebuah bangunan kantin sekolah di kawasan SMAN 1 Sungai Tabuk, Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu sore, 4 Oktober 2026.
Informasi kebakaran diterima jejaring relawan sekitar pukul 17.20 WITA. Api awalnya membakar lahan di sekitar kawasan sekolah sebelum dengan cepat meluas dan merambat hingga mengenai bangunan kantin yang berada di bagian belakang sekolah.
Kondisi lahan yang terbakar membuat kobaran api bergerak cepat. Bangunan kantin yang berada di sekitar area terdampak kemudian ikut terbakar saat api merambat dari lahan.
Sejumlah relawan dan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api kembali meluas ke area sekolah dan bangunan lain di sekitarnya.
Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena sulitnya mendapatkan titik air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas dan relawan harus bekerja dengan keterbatasan sumber air.
"Untuk titik air sulit di lokasi," demikian laporan relawan yang diterima jejaring relawan terkait kondisi di lapangan.
Keterbatasan sumber air membuat penanganan api tidak dapat dilakukan secara maksimal ketika kobaran mulai mengenai bangunan kantin. Bangunan tersebut akhirnya terbakar hingga luluh lantak.
Setelah kobaran utama berhasil dikendalikan, relawan dan petugas masih melakukan proses pembasahan di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali menyala dari lahan yang terbakar.
Hingga Minggu sore, penanganan masih berlangsung. Petugas dan relawan terus melakukan pembasahan serta pemantauan di lokasi untuk mencegah api kembali merambat ke area lainnya. (SABRIANOOR/y)









