BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, menyusul kondisi kualitas udara yang terpantau tidak sehat dan sesekali mencapai indikator berbahaya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kobar, dr. Jhonferi Sidabalok mengatakan kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Udara di Kabupaten Kotawaringin Barat sampai saat ini terpantau sangat tidak sehat. Terkadang sampai menunjukkan indikator berbahaya," kata Jhonferi saat dikonfirmasi, Senin, 5 Oktober 2026.
Karena itu masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan.
"Jika memang mengharuskan kegiatan di luar ruangan supaya menggunakan masker. Terutama kelompok rentan, lansia dan ibu hamil supaya selalu menjaga diri," ujarnya.
Selain perlindungan dari paparan udara tidak sehat, Jhonferi meminta masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan memperhatikan asupan nutrisi serta memastikan air yang digunakan untuk minum dan mencuci peralatan makan dalam kondisi sehat.
"Supaya memperhatikan asupan nutrisi. Kemudian tentu masyarakat diharapkan juga dapat menggunakan air yang sehat dan baik dalam minum dan untuk mencuci alat makannya," pungkasnya. (DANANG/R)









