BORNEONEWS, Cempaga – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan pembangunan kembali SMAN 1 Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, diupayakan dilaksanakan pada 2026 setelah sebagian bangunan sekolah itu terbakar.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan kepastian tersebut saat meninjau langsung kondisi sekolah, Sabtu, 3 Oktober 2026.
“Segera kami akan bangun,” ulang Agustiar dikutip Senin, 5 Oktober 2026.
Dalam peninjauan itu, gubernur juga menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, dan Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, segera menyiapkan perencanaan pembangunan kembali gedung yang terdampak kebakaran.
Agustiar mengatakan pembangunan diupayakan dapat dimulai pada tahun anggaran 2026.
Kepala SMAN 1 Cempaga, M. Toyep, menyambut baik kepastian tersebut karena kebakaran telah mengganggu fasilitas belajar mengajar di sekolah.
“Alhamdulillah telah ada kunjungan dari Bapak Gubernur dan beliau memastikan, menjanjikan akan dibangun tahun ini juga,” ujarnya.
Kebakaran melanda SMAN 1 Cempaga pada Minggu, 27 September 2026 dini hari.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada kulkas yang berada di ruang wakil kepala sekolah.
“Untuk penyebab kebakaran di SMAN 1 Cempaga ini adalah dari korsleting listrik pada kulkas yang berada di ruang wakil kepala sekolah,” kata Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Sugiharso.
Api kemudian merambat dan menghanguskan lima ruangan. Bangunan yang terdampak terdiri atas tiga ruang kelas, satu ruang wakil kepala sekolah dan satu ruang guru.
Berbagai fasilitas serta aset pemerintah yang berada di dalam ruangan juga mengalami kerusakan.
Kepolisian memperkirakan kerugian sementara akibat kebakaran mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
“Kerugiannya adalah Rp1,5 miliar untuk kerugian yang merupakan aset pemerintah, aset negara ini,” terang Sugiharso.
Dengan rencana pembangunan kembali pada 2026, Pemprov Kalteng kini dituntut segera menyelesaikan perencanaan agar pemulihan fasilitas pendidikan di SMAN 1 Cempaga dapat berlangsung secepatnya.









