BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabut asap masih menjadi bagian dari keseharian warga Palangka Raya. Di tengah udara yang belum sepenuhnya membaik, ribuan pengendara tetap harus keluar rumah untuk bekerja, berbelanja, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Senin, 5 Oktober 2026, sebanyak 1.000 warga yang melintas di depan Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya menerima masker dan suplemen kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mengurangi dampak paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang masih terdampak kabut asap.
“Pembagian masker dan suplemen dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang sampai saat ini masih terdampak kabut asap,” kata Riduan.
Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada 1.000 warga. Selain itu, setiap orang juga mendapatkan satu paket suplemen kesehatan yang berisi lima saset. Total suplemen yang disiapkan mencapai 5.000 saset.
“Hari ini kita membagikan untuk 1.000 orang. Masker juga untuk 1.000 orang, kemudian suplemen kesehatan juga untuk 1.000 orang. Total ada 5.000 saset yang kita siapkan,” katanya.
Menurut Riduan, pembagian masker sebenarnya telah rutin dilakukan sejak kabut asap melanda Palangka Raya.
Namun kali ini pemerintah menambahkan suplemen sebagai dukungan tambahan bagi warga untuk menjaga kondisi tubuh.
“Pagi hari ini kami juga menambah suplemen untuk tubuh yang diharapkan dapat dikonsumsi warga, guna meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menjaga kesehatan paru-paru di tengah situasi saat ini,” ujarnya.
Dinkes juga berencana kembali menggelar pembagian serupa di wilayah lain agar bantuan tidak hanya terpusat di satu titik.
“Nanti akan kita jadwalkan lagi di wilayah lain. Mudah-mudahan satu sampai dua hari ke depan kita laksanakan kembali kegiatan seperti ini dengan jumlah yang sama,” lanjutnya.
Di tengah musim asap, pemerintah kota juga memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat yang mulai mengalami keluhan.
Dinkes Palangka Raya menyiapkan 11 puskesmas, 43 puskesmas pembantu serta 47 ruang oksigen gratis yang dapat dimanfaatkan warga.
“Silakan masyarakat datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Obat-obatan kami siapkan dan ruang oksigen juga tersedia secara gratis,” kata Riduan.
Bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah, masker menjadi lapisan perlindungan paling sederhana.
Namun selama kabut asap masih bertahan, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami batuk, sesak napas maupun keluhan pernapasan lainnya. (*/j)









